Kaur, Bengkulu Maklumatmedia com,Di bawah kepemimpinan Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP. dan Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I., melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, pada tahun 2026 ini kembali diraih dana revitalisasi untuk pembangunan serta rehabilitasi gedung sekolah di sejumlah titik wilayah Kabupaten Kaur. Langkah nyata ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan dunia pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi terciptanya generasi yang cerdas, berprestasi, dan unggul dalam segala hal.
Dunia pendidikan di Kabupaten Kaur kini semakin kokoh dan tidak diragukan lagi kualitasnya. Dengan sarana dan prasarana yang terus diperbaiki, para siswa dan siswi dapat belajar dengan tenang, nyaman, dan lebih berpeluang menjadi pribadi yang lebih pintar, berkarakter, serta lebih baik dari segi apapun. Hal ini menjadi fondasi utama bagi kemajuan daerah di masa-masa mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, melalui Kepala Bidang di lingkungan dinas terkait, memberikan penjelasan resmi di ruang kerjanya, Senin (10/8/2026). “Kabupaten Kaur pada tahun ini kembali mendapatkan dana revitalisasi bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang dikelola secara langsung oleh masing-masing sekolah yang menerima rehabilitasi bangunan tersebut,” ujarnya.
Pada tahap pertama, telah ditetapkan tiga sekolah yang memenuhi syarat dan kini sedang dalam proses pengerjaan, yakni: SD Negeri 8 Kaur di Kecamatan Semidang Gumai, SD Negeri 87 Kaur di Kecamatan Maje, serta SMP Negeri 22 Stap Kaur di Kecamatan Nasal. Pekerjaan telah berjalan kurang lebih selama 21 hari kerja dengan kemajuan yang terus dipantau dan dievaluasi.
Total anggaran yang diterima untuk ketiga titik tersebut mencapai kurang lebih Rp2,5 miliar, bersumber langsung dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia melalui APBN. Dana tersebut dikelola secara mandiri oleh pihak sekolah, sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur berperan aktif dalam melakukan pengawasan, pembinaan, serta pemantauan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan berkualitas baik.
Sementara itu, untuk tahap kedua direncanakan akan ada 8 SD Negeri dan 4 SMP Negeri di wilayah Kabupaten Kaur yang juga berhak menerima dana revitalisasi. Pelaksanaan kegiatan tahap kedua ini tinggal menunggu dana masuk ke rekening masing-masing sekolah, dan nama-nama sekolahnya akan diumumkan kembali kepada masyarakat Kaur setelah proses penentuan dimulai.
“Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur beserta tim senantiasa melakukan pemantauan dan pengawasan agar seluruh kegiatan berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Peran rekan-rekan media, lembaga, serta seluruh elemen lapisan masyarakat sangat penting dalam mengawal proses pembangunan ini agar berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai harapan kita bersama, demi dunia pendidikan Kabupaten Kaur yang semakin maju. Hasilnya diharapkan sesuai dengan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Kaur, serta demi kenyamanan dan kemajuan belajar para siswa-siswi kita,” tegas Lindartanto, S.Ip.
(Anton/Adv)











