Kaur, Bengkulu Maklumamedia.com, Rabu, 13 Mei 2025, SMP Negeri 9 Kabupaten Kaur melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) bertajuk peningkatan kompetensi pendidik melalui pendekatan pembelajaran Deep Learning. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Tatan Harapan, S.Pd., dengan menghadirkan narasumber berkompeten Dede Solihudin, M.Pd., sebagai langkah nyata mencetak kualitas pendidikan yang semakin unggul di daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Tatan Harapan menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kesiapan dan kemampuan guru dalam mengelola proses belajar mengajar. “Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan mendesak agar kita mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan materi, tetapi mampu menggali potensi dan pemahaman mendalam peserta didik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan Deep Learning diyakini mampu mengubah pola pikir pembelajaran dari sekadar menghafal menjadi pemahaman yang bermakna, kritis, dan aplikatif. Komitmen sekolah untuk terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci utama agar lulusan SMP Negeri 9 Kaur mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman yang kian dinamis.
Sementara itu, Narasumber Dede Solihudin, M.Pd., dalam paparannya menjelaskan bahwa era pendidikan saat ini menuntut peran guru bukan lagi sebagai satu-satunya sumber ilmu, melainkan sebagai fasilitator yang cerdas. “Pembelajaran berbasis Deep Learning mengajak kita membangun suasana belajar yang merangsang rasa ingin tahu, kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta kemandirian peserta didik dalam memecahkan masalah,” jelasnya.
Dede Solihudin juga mengajak seluruh guru untuk berani berinovasi dan meninggalkan kebiasaan lama yang kurang efektif. Ia menekankan bahwa kompetensi guru yang terus diperbarui akan menjadi fondasi kokoh bagi lahirnya generasi penerus yang cerdas, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, di mana para guru tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berdiskusi aktif, berbagi pengalaman, dan mempraktikkan langsung metode pembelajaran baru yang lebih mendalam dan bermakna. Suasana belajar timbal balik ini menunjukkan semangat tinggi pendidik untuk terus berkembang.
Melalui pelatihan ini, diharapkan tercipta perubahan nyata di ruang kelas, di mana setiap proses pembelajaran menjadi lebih hidup, bermakna, dan benar-benar membentuk kualitas intelektual serta karakter peserta didik. SMP Negeri 9 Kabupaten Kaur bertekad senantiasa menjadi pelopor kemajuan pendidikan di wilayahnya.
(Anton/Adv)









