Disbudpar Jatim dan H. Deni Prasetya Bersinergi Lestarikan Jaran Kencak, Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM di Jember

Daerah, Jatim, Jember32 views

Disbudpar Jatim dan H. Deni Prasetya Bersinergi Lestarikan Jaran Kencak, Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM di Jember

Jember, maklumatmedia.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga dan melestarikan seni budaya daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Pawai Budaya Seni Jaran Kencak Jawa Timur di Lapangan Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, pelaku seni, dan masyarakat dalam mempertahankan eksistensi kesenian tradisional sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi budaya lokal.

Kepala Seksi Pemberdayaan Lembaga Seni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Bambang Priantono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memberikan dukungan terhadap berbagai upaya perlindungan, pelestarian, pemanfaatan, dan pengembangan seni budaya di Jawa Timur.

Menurutnya, Pawai Budaya Seni Jaran Kencak tidak sekadar menjadi ruang hiburan dan ekspresi seni masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan roda perekonomian warga setempat.

“Melalui kegiatan Pawai Budaya Seni Jaran Kencak ini, kami berharap tidak hanya menjadi sebuah pesta euforia atau hiburan semata, tetapi juga mampu menggerakkan perputaran ekonomi kreatif di wilayah Tegalwangi dan Umbulsari, Kabupaten Jember, khususnya. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jawa Timur,” ungkap Bambang.

Ia menjelaskan, pengembangan seni dan budaya membutuhkan keterlibatan serta kolaborasi berbagai elemen, mulai dari pelaku seni, akademisi, dunia usaha hingga pemerintah.

“Pemprov Jawa Timur terus mendorong kolaborasi antara pelaku seni budaya dengan berbagai pihak. Dengan kolaborasi tersebut, ekosistem ekonomi kreatif diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, baik bagi para pelaku ekonomi kreatif maupun masyarakat luas,” tambahnya.

H. Deni Prasetya Dorong Jaran Kencak Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Daerah

Senada dengan hal tersebut, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi B, H. Deni Prasetya, S.E., turut menyampaikan dukungannya terhadap upaya pelestarian kesenian tradisional Jaran Kencak.

Ia menilai Jaran Kencak merupakan salah satu kekayaan budaya Jawa Timur yang memiliki nilai historis dan potensi besar untuk terus dikembangkan. Karena itu, kesenian tradisional tersebut harus dijaga keberlangsungannya agar tetap dikenal dan diminati oleh generasi mendatang.

H. Deni Prasetya menegaskan bahwa pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama melalui pengembangan UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

“Jaran Kencak merupakan salah satu kesenian tradisional yang menjadi kekayaan budaya Jawa Timur. Kesenian seperti ini harus terus kita jaga, kita lestarikan, dan kita kembangkan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ungkap H. Deni Prasetya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan seni budaya seperti Pawai Jaran Kencak dapat memberikan peluang usaha sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor usaha kreatif yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

“Melestarikan budaya bukan hanya tentang menjaga tradisi agar tetap hidup, tetapi juga bagaimana budaya tersebut bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, UMKM dapat ikut tumbuh, ekonomi kreatif bergerak, dan masyarakat mendapatkan dampak positif,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan pelestarian seni dan budaya serupa dapat terus diselenggarakan dan ditingkatkan kualitasnya, baik dari aspek penyelenggaraan, partisipasi masyarakat maupun manfaat ekonomi yang dihasilkan.

“Harapan kami, ke depan kegiatan pelestarian seni dan budaya seperti ini semakin baik dan terus mengalami peningkatan, khususnya di wilayah Jawa Timur. Kita ingin kesenian tradisional tetap lestari, sekaligus mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara Disbudpar Jawa Timur, DPRD, pelaku seni, dan masyarakat, Pawai Budaya Seni Jaran Kencak diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jember. (Catur)

News Feed